Kamis, 30 Mei 2013

Cerita Anak

Ular Sanca Kembang Yang Baik Hati

gunung kartun
http://bestclipartblog.com
Suatu hari di Pegunungan Himalaya, seekor Ular Sanca Kembang betina sedang mencari sarang untuk bertelur.  Tubuhnya yang berat (100 kg) dan panjang (8 meter) berjalan lambat menyusuri tanah dingin berlapis salju tipis.
Pegunungan Himalaya adalah pegunungan yang penuh salju. Himalaya adalah bahasa sansekerta artinya Hima (salju) dan aalaya (tempat kediaman). Pegunungan Himalaya mempunyai panjang 2.400 km dan lebar yang bervariasi antara 250 km-300km. Pegunungan Himalaya memanjang sepanjang 5 negara (Pakistan, India, Cina, Bhutan dan Nepal).
Puncak Everest (8.850 m) adalah puncak tertinggi di Pegunungan Himalaya dan puncak tertinggi di dunia.
Hannah si ular sanca kembang betina, tinggal di sana.  Saat ini bulan Nofember, musim kawin selama dua bulan sudah berlalu, saatnya Hannah mencari sarang dan bertelur.  Hannah sudah dua bulan tidak makan dan minum (berpuasa) karena selama musim kawin biasanya para ular sanca kembang berpuasa  dan  Hannah akan lebih lama lagi berpuasa (100 hari) karena mengandung,  sampai telurnya menetas.
Setelah lama berjalan akhirnya Hannah menemukan  sebuah lubang yang cocok untuk bersarang. Lubang itu ada di dalam sebuah gua kecil yang dalam dan hangat.  Hannahpun mengeluarkan telurnya satu persatu sampai mencapai jumlah 100 butir.  Tubuhnya tidur melingkari telur-telurnya sambil sesekali memberikan hawa panas dengan cara mengencangkan otot badannya. Hannahpun tertidur untuk 100 hari ke depan.
Baru satu minggu Hannah terlelap, tiba-tiba terdengar kegaduhan di dalam gua. Seekor kera besar jantan dengan nafas tersengal-sengal terlihat bersembunyi di dekat sarangnya.
“Hai… ada apakah gerangan?”  Hannah bertanya dalam hati. Namun ia tak mau menjulurkan kepalanya untuk bertanya pada sang kera jantan.
Tak berapa lama kemudian,  terdengar suara tapak kaki manusia dan gonggongan anjing .
“Coba lihat gua ini, mungkin kera itu ada di dalamnya”  Suara seorang lelaki terdengar memerintah .
“Nguik…Nguikkk…..” Terdengar suara ketakutan sang kera jantan .
Suaranya menyanyat hati tanda keputus asaan, Hannahpun tak tega. Ia berniat menolong, maka iapun keluar dari lubangnya. Sang kera jantan terkejut, namun Hannah tersenyum dan berkata :
“Jangan takut, aku akan menolongmu”.
Ketika dua orang manusia masuk ke lubang itu, Hannahpun menyapa mereka:
“Siapakah gerangan yang mengganggu tidur panjangku?”
“Ohhh….maaf ternyata ada ular sanca sedang beristirahat”  Santun mereka menyapa, di adat mereka ular adalah salah satu binatang yang harus di hormati dan tidak boleh dibunuh.
“Maaf, kami sedang mencari seekor kera jantan untuk dijadikan santapan, kami sudah kehabisan makanan selama 4 hari”
“Tidak ada kera jantan masuk kemari, hanya aku dan telur-telurku yang mendiami gua ini”
” Ooohhh maaf, silahkan melanjuti istirahatmu wahai ular sanca, kami pamit untuk mencari kera itu”
“Silahkan”
Kedua orang itupun pergi berlalu dari gua, di iringi gonggongan anjing yang tak percaya bahwa sang kera jantan tidak ada di dalam gua.
Sang kera jantan nampak menarik napas lega. Ia bersyukur tidak dijadikan santapan oleh bangsa manusia.
“Terimakasih ular sanca kembang yang baik”
“Sama-sama kera”
” Maafkan aku wahai ular betina, kudengar engkau sedang bertelur?”
“Ya betul, baru seminggu ku erami”
“Maafkan kelancanganku wahai ular betina yang diberkati Dewa”
“Ada apakah kera jantan ? Mengapa wajahmu masih tetap susah?”
“Aku sudah berkelana mencari makan untuk keluargaku selama hampir satu minggu, namun tak ada yang dapat dimakan”
“Lalu….? ”
“Bulan ini hawa sangat dingin sehingga tak ada tanaman yang bisa bertahan hidup, artinya aku harus mengambil makanan di kampung manusia , sedangkan aku tak punya tenaga lagi untuk berjalan kesana”
“Apa yang dapat aku bantu kera?”
“Engkau dapat membantuku dengan memberiku beberapa butir telurmu agar tenagaku pulih kembali”
Sejenak Hannah berpikir, ia tak ingin kera jantan mati kelaparan. Apalagi sang kera jantan adalah tulang punggung keluarganya.
“Baiklah kera, aku berikan engkau 20 butir telurku agar tenagamu pulih kembali”
“Terimakasih ular sanca, engkau memang binatang yang diberkati Dewa”
Sang Kera jantan dengan lahap menyantap 20 butir telur, kini ia telah kenyang. Pancaran rasa puas terlihat di wajahnya.  Hannah senang sekali dapat membantunya. Namun keceriaan di wajah sang kera tiba-tiba menghilang. Hannah bingung dan bertanya :
“Mengapa engkau kembali bersedih kera?”
“Aku ingat keluargaku yang kelaparan,  dalam perjalanan ke kampung manusia aku akan melewati rumahku. Bolehkah aku  meminta telurmu untuk mengganjal perut mereka yang kelaparan?”
Hannah adalah ular sanca kembang yang terkenal baik hati, iapun tak tega mendengar keluarga kera sudah kelaparan hampir satu minggu, maka diberikannya telurnya sebanyak 30 butir. Namun ternyata jumlah itu sangatlah sedikit dibandingkan jumlah keluarga sang kera jantan.
“Wahai binatang yang diberkati Dewa, jumlah ini sedikit sekali dibandingkan dengan istri dan 6 anakku”
“Jadi berapa telur lagi yang engkau butuhkan agar keluargamu tak lapar?”
“Jika kau tak berkeberatan, aku butuh seluruh telurmu”
Hati Hannah sangat sedih mendengar permintaan sang kera jantan, namun ia kembali teringat akan keluarga sang kera. Kera adalah binatang yang hanya melahirkan satu atau dua ekor anak selama kurun waktu dua tahun, sedangkan ia bisa bertelur sampai 100 setiap tahunnya. Dengan pertimbangan itu Hannahpun memberikan seluruh telurnya pada sang kera jantan.
Sang kera jantan sangat senang, diucapkannya terimakasih berkali-kali sampai membungkuk-bungkukkan badannya tanda bersyukur.
“Sudah, cukuplah rasa terima kasihmu, cepatlah pulang dan hati-hati di jalan ” Ucap Hannah sambil menyuruh sang kera jantan pulang.  Sang kerapun pergi dengan suka cita.  Hannah senang bisa membantu sesama walaupun harus kehilangan 100 butir telurnya.
“Kalaupun telur-telur itu ku erami, toh nantinya setelah menetas mereka harus berjuang sendiri untuk hidup, aku tak memberi mereka makan dan melindunginya” Hannah membatin menghibur diri, iapun memutuskan untuk istirahat di kubangnya.  Ular betina akan meninggalkan anak-anaknya setelah mereka menetas, ular betina tidak mengurusi lagi anaknya.
http://www.snakelady.ca/
********
Tiga hari berlalu, Hannah terbangun dan merasa lapar. Hukum alam berlaku, jika ia tidak lagi mengerami maka ia tak lagi berpuasa. Hannah keluar gua untuk mencari makan. Seharian dicarinya tikus, namun binatang itu tak seekorpun dilihatnya.
“Hmmm…tampaknya betul apa yang dikatakan sang kera jantan, bulan ini susah mencari makan” Hannah membatin sambil berjalan menuju kampung manusia. Biasanya disana tikus masih banyak. Dan Hannah betul, sesampainya di kampung manusia, ia dapat berburu tikus besar dengan mudah.
Ketika perutnya sudah kenyang , diputuskanya untuk mencari sarang baru di sekitar kampung manusia. Ketika melewati jalur sungai, di dengarnya teriakan sejumlah binatang dari sebuah rumah. Hannah penasaran sekali, maka dicarinya asal suara tersebut.
Sesampainya di sana, Hannah melihat begitu banyak binatang dari berbagai jenis sedang di kerangkeng. Mereka semua menangis meminta tolong sambil merintih kelaparan.  Yang membuat Hannah lebih terkrjut adalah ketika di dengarnya suara yang tak asing lagi di telinganya, suara sang kera jantan!
“Hai kera! Mengapa engkau sampai dikerangkeng begini?”
“Ulaaaaarrrr……!” Pekik sang kera jantan senang sambil mengusap air matanya.
“Bebaskan kami wahai binatang yang diberkati Dewa” lanjutnya.
“Sebagian dari kami akan dijadikan santapan dan sebagian lagi dijual” timpalnya lagi.
“Kasihani kami….Kasihani kamiiii……” rintih para binatang.
Hannah adalah binatang perlambang kebijaksanaan, ia memang bijaksana. Karena itu secepatnya ia membuka kerangkeng mereka sambil berpesan untuk tidak ribut dan keluar dengan hati-hati.  Semua binatang menuruti, mereka keluar dengan diam dan hati-hati, takut ketahuan sang pedagang.
Ketika hampir semua binatang keluar, mendadak anjing sang pedagang menggonggong keras, sehingga membuat semua binatang ketakutan dan ribut sambil berlarian keluar. Sang pedagangpun datang dengan cepat sambil membawa bedil.  Melihat sang pedagang bersiap-siap menembakkan pelurunya dengan sigap Hannah membelit tangan pedagang itu dan meremukkan tangannya. Teriakan kesakitan terdengar.
http://pixabay.com
Keributan yang terjadi membuat para pedagang binatang yang lain berlarian sambil membawa senapan, diantara mereka terdapat beberapa orang asing yang tidak mengenal adat  istiadat penduduk di Pegunungan Himalaya.  Sehingga ketika mereka melihat seekor ular membelit teman mereka, merekapun menembak Hannah.
“Dor…Dor….Dor…..” Suara senapan memekakan telinga.
Tiga peluru menembus tubuh Hannah, membuatnya melepaskan belitan dan berlari ke arah Pegunungan Himalaya.  Namun tubuhnya yang berbobot 100 kg dengan panjang 8 meter membuatnya tidak dapat lincah bergerak, iapun menjadi santapan peluru-peluru milik orang asing. Melihat hal tersebut, beberapa pedagang pribuni,  menarik senjata orang-orang asing itu sambil mengatakan bahwa ular adalah binatang yang dihormati di daerah mereka sehingga tidak boleh disakiti apalagi di bunuh.
Suara letusan peluru berhenti, teriakan para binatang yang lari tak terdengar lagi, tanda mereka sudah bebas ke alam liar.  Beberapa pedagang pribumi Pegunungan Himalaya nampak mendekati Hannah dan berkata sambil memeriksa tubuhnya.
“Maafkan kawan kami orang asing yang tak mengerti adat kita wahai ular sanca kembang, binatang yang diberkati Dewa”
Hannah tak dapat berkata apa-apa, tubuhnya lemah, darah banyak keluar.  Para pedagang pribumi berusaha menghentikan pendarahannya, namun usaha mereka sia-sia. Peluru terlalu banyak menembus tubuh Hannah.  Para pedagang pribumi terlihat menundukkan kepalanya, tanda duka mendalam.
Beberapa saat kemudian mereka melakukan acara penghormatan untuk Hannah dengan cara membakar tubuh Hannah dan melarungkan abunya ke sungai. Para pedagang pribumi berharap Dewa tidak menimpakan kesialan kepada mereka karena telah membunuh binatang yang dilindungi para Dewa.
Sayup-sayup dari jauh terdengar tangisan pilu para binatang, mereka tau Hannah sang ular sanca kembang berkorban untuk mereka.

Cerita Anak



Anak Penggembala dan Serigala



Seorang anak gembala selalu menggembalakan domba milik tuannya dekat suatu hutan yang gelap dan tidak jauh dari kampungnya. Karena mulai merasa bosan tinggal di daerah peternakan, dia selalu menghibur dirinya sendiri dengan cara bermain-main dengan anjingnya dan memainkan serulingnya.
Suatu hari ketika dia menggembalakan dombanya di dekat hutan, dia mulai berpikir apa yang harus dilakukannya apabila dia melihat serigala, dia merasa terhibur dengan memikirkan berbagai macam rencana.
Anak Penggembala dan SerigalaTuannya pernah berkata bahwa apabila dia melihat serigala menyerang kawanan dombanya, dia harus berteriak memanggil bantuan, dan orang-orang sekampung akan datang membantunya. Anak gembala itu berpikir bahwa akan terasa lucu apabila dia pura-pura melihat serigala dan berteriak memanggil orang sekampungnya datang untuk membantunya. Dan anak gembala itu sekarang walaupun tidak melihat seekor serigala pun, dia berpura-pura lari ke arah kampungnya dan berteriak sekeras-kerasnya, "Serigala, serigala!"
Seperti yang dia duga, orang-orang kampung yang mendengarnya berteriak, cepat-cepat meninggalkan pekerjaan mereka dan berlari ke arah anak gembala tersebut untuk membantunya. Tetapi yang mereka temukan adalah anak gembala yang tertawa terbahak-bahak karena berhasil menipu orang-orang sekampung.
Beberapa hari kemudian, anak gembala itu kembali berteriak, "Serigala! serigala!", kembali orang-orang kampung yang berlari datang untuk menolongnya, hanya menemukan anak gembala yang tertawa terbahak-bahak kembali.
Pada suatu sore ketika matahari mulai terbenam, seekor serigala benar-benar datang dan menyambar domba yang digembalakan oleh anak gembala tersebut.
Dalam ketakutannya, anak gembala itu berlari ke arah kampung dan berteriak, "Serigala! serigala!" Tetapi walaupun orang-orang sekampung mendengarnya berteriak, mereka tidak datang untuk membantunya. "Dia tidak akan bisa menipu kita lagi," kata mereka.
Serigala itu akhirnya berhasil menerkam dan memakan banyak domba yang digembalakan oleh sang anak gembala, lalu berlari masuk ke dalam hutan kembali.
Pembohong tidak akan pernah di percayai lagi, walaupun saat itu mereka berkata benar.

Cerita Anak

Kura-kura dan Sepasang Itik



Seekor kura-kura, yang kamu tahu selalu membawa rumahnya di belakang punggungnya, dikatakan tidak pernah dapat meninggalkan rumahnya, biar bagaimana keras kura-kura itu berusaha. Ada yang mengatakan bahwa dewa Jupiter telah menghukum kura-kura karena kura-kura tersebut sangat malas dan lebih senang tinggal di rumah dan tidak pergi ke pesta pernikahan dewa Jupiter, walaupun dewa Jupiter telah mengundangnya secara khusus.
Setelah bertahun-tahun, si kura-kura mulai berharap agar suatu saat dia bisa menghadiri pesta pernikahan. Ketika dia melihat burung-burung yang beterbangan dengan gembira di atas langit dan bagaimana kelinci dan tupai dan segala macam binatang dengan gesit berlari, dia merasa sangat ingin menjadi gesit seperti binatang lain. Si kura-kura merasa sangat sedih dan tidak puas. Dia ingin melihat dunia juga, tetapi dia memiliki rumah pada punggungnya dan kakinya terlalu kecil sehingga harus terseret-seret ketika berjalan.
Suatu hari dia bertemu dengan sepasang itik dan menceritakan semua masalahnya.
Kura-kura dan Itik"Kami dapat menolongmu untuk melihat dunia," kata itik tersebut. "Berpeganglah pada kayu ini dengan gigimu dan kami akan membawamu jauh ke atas langit dimana kamu bisa melihat seluruh daratan di bawahmu. Tetapi kamu harus diam dan tidak berbicara atau kamu akan sangat menyesal."
Kura-kura tersebut sangat senang hatinya. Dia cepat-cepat memegang kayu tersebut erat-erat dengan giginya, sepasang itik tadi masing-masing menahan kedua ujung kayu itu dengan mulutnya, dan terbang naik ke atas awan.
Saat itu seekor burung gagak terbang melintasinya. Dia sangat kagum dengan apa yang dilihatnya dan berkata:
"Kamu pastilah Raja dari kura-kura!"
"Pasti saja......" kura-kura mulai berkata.
Tetapi begitu dia membuka mulutnya untuk mengucapkan kata-kata tersebut, dia kehilangan pegangan pada kayu tersebut dan jatuh turun ke bawah, dimana dia akhirnya terbanting ke atas batu-batuan yang ada di tanah.
Rasa ingin tahu yang bodoh dan kesombongan sering menyebabkan kesialan.

sangkuriang

gunung.JPG (7283 bytes) Jawa Barat
Sangkuriang

spkr.gif (282 bytes)Pada jaman dahulu, tersebutlah kisah seorang puteri raja di Jawa Barat bernama Dayang Sumbi.Ia mempunyai seorang  anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu.
spkr.gif (282 bytes)Ia berburu dengan ditemani oleh Tumang, anjing kesayangan istana. Sangkuriang tidak tahu, bahwa anjing itu adalah titisan dewa dan juga bapaknya.
Pada suatu hari Tumang tidak mau mengikuti perintahnya untuk mengejar hewan buruan. Maka anjing tersebut diusirnya ke dalam hutan.
spkr.gif (282 bytes)Ketika kembali ke istana, Sangkuriang menceritakan kejadian itu pada ibunya. Bukan main marahnya Dayang Sumbi begitu mendengar cerita itu. Tanpa sengaja ia memukul kepala Sangkuriang dengan sendok nasi yang dipegangnya. Sangkuriang terluka. Ia sangat kecewa dan pergi mengembara.
spkr.gif (282 bytes)Setelah kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesali dirinya. Ia selalu berdoa dan sangat tekun bertapa. Pada suatu ketika, para dewa memberinya sebuah hadiah. Ia akan selamanya muda dan  memiliki kecantikan abadi.
spkr.gif (282 bytes)Setelah bertahun-tahun mengembara, Sangkuriang akhirnya berniat untuk kembali ke tanah airnya. Sesampainya disana, kerajaan itu sudah berubah total. Disana dijumpainya seorang gadis jelita, yang tak lain adalah Dayang Sumbi. Terpesona oleh kecantikan wanita tersebut maka, Sangkuriang melamarnya.  Oleh karena pemuda itu sangat tampan, Dayang Sumbi pun sangat terpesona padanya.
Pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu. Ia minta tolong Dayang Sumbi untuk merapikan ikat kepalanya. Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi demi melihat bekas luka di kepala calon suaminya. Luka itu persis seperti luka anaknya yang telah pergi merantau. Setelah lama diperhatikannya, ternyata wajah pemuda itu sangat mirip dengan wajah anaknya. Ia menjadi sangat ketakutan.
Maka kemudian ia mencari daya upaya untuk menggagalkan proses peminangan itu. Ia mengajukan dua buah syarat. Pertama, ia meminta pemuda itu untuk membendung sungai Citarum. Dan kedua, ia minta Sangkuriang untuk membuat sebuah sampan besar untuk menyeberang sungai itu. Kedua syarat itu harus sudah dipenuhi sebelum fajar menyingsing.
Malam itu Sangkuriang melakukan tapa. Dengan kesaktiannya ia mengerahkan mahluk-mahluk gaib untuk membantu menyelesaikan pekerjaan itu. Dayang Sumbi pun diam-diam mengintip pekerjaan tersebut. Begitu pekerjaan itu hampir selesai, Dayang Sumbi memerintahkan pasukannya untuk menggelar kain sutra merah di sebelah timur kota.
Ketika menyaksikan warna memerah di timur kota, Sangkuriang mengira hari sudah menjelang pagi. Ia pun menghentikan pekerjaannya. Ia sangat marah oleh karena itu berarti ia tidak dapat memenuhi syarat yang diminta Dayang Sumbi.
Dengan kekuatannya, ia menjebol bendungan yang dibuatnya. Terjadilah banjir besar melanda seluruh kota. Ia pun kemudian menendang sampan besar yang dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh menjadi sebuah gunung yang bernama "Tangkuban Perahu."

Rabu, 15 Mei 2013

pesta bau nyale



mak lampir


Legenda Mak Lampir


Mak Lampir sebenarnya merupakan legenda dari Gunung Merapi yang beraada di Sumatra yang di adaptasi oleh orang jawa karena di jawa pun terdapat gunung merapi.
Mak lampir merupakan seorang sosok penguasa alam gaib yang mempunyai kesaktian tiada tanding.
Namun tahukah anda jika mak lampir sebenarnya adalah seorang putri yang berasal dari kerajaan kuno di daerah Champa yang dibuang karena mencintai kepala pengawalnya Datuk Panglima Kumbang.
Sang putri sedih dan menyepi ke puncak gunung merapi, dan bergurulah ia dengan seorang petapa hingga dikarunia kesaktian yang maha dahsyat dan berusha kembali untuk balas dendam.
Sementara itu, Datuk panglima kumbang yang juga sebenarnya mencintai sang putri, mecoba mencari, namun ia tidak pernah menemukanya hingga akhirnya mereka bertemu dalam sebuah pertempuran yang akhirnya menewaskan datuk itu sendiri, hingga sang putri pun menyadari jika datuk juga mencintainya, sesal yang dalam, kesedihan yang hebat membuatnya kacau.
Dengan kesaktian yang dimilikinya, ia mengikat jiwa datuk ke bumi dengan konsekuensi tubuh dan wajah cantiknya berubah menjadi buruk dan menyeramkan. Dengan harapan hingga saatnya nanti sang datuk yang mengira berhadapan dengan mahkluk jahat dan buruk rupa dapat menyadari jika ialah sang putri dan menerima kembali cintanya dengan tulus, namun hingga saat itu terjadi mereka akan terus melanjutkan pertempuran salah paham ini.

Rabu, 24 April 2013

Tidur Putri" oleh Viktor Vasnetsov The Sleeping Beauty ( Perancis : La Belle au bois dormant, "Keindahan tidur di kayu") oleh Charles Perrault atau Rose Briar Kecil ( Jerman : Dornröschen) oleh Brothers Grimm adalah dongeng klasik melibatkan seorang putri cantik, pesona tidur , dan seorang pangeran tampan. Ditulis sebagai kisah sastra asli, pertama kali dipublikasikan oleh Charles Perrault di Histoires ou Contes temps du ketinggalan jaman pada tahun 1697. [1] Pada tahun 1959 kisah itu dibuat menjadi film Disney Walt animasi , yang menarik sebanyak dari Tchaikovsky balet (perdana di Saint Petersburg di 1890) seperti halnya dari Perrault. Isi [hide] 1 Perrault narasi 1.1 Bagian satu 1,2 Bagian dua 2 Sumber 3 Varian 4 Mitos tema 5 modern retellings 6 Tidur Kecantikan di musik 7 Walt Disney Sleeping Beauty 8 Penggunaan Sleeping Beauty 9 Galeri 10 Lihat juga 11 Referensi 12 Pranala luar [ sunting ]Perrault narasi
Elemen dasar narasi Perrault adalah dalam dua bagian. Beberapa folklorists percaya bahwa mereka awalnya kisah yang terpisah, saat mereka menjadi sesudahnya di Grimms versi ', dan bergabung bersama oleh Basile , dan Perrault mengikutinya. [2] [ sunting ]Bagian satu

Sleeping Beauty ditunjukkan sebuah spindle oleh wanita tua. "Tidur Kecantikan", oleh Alexander Zick (1845 - 1907) Pada pembaptisan seorang raja dan ratu yang panjang berharap-anak, tujuh peri diundang untuk menjadi godmothers dengan putri bayi. Pada perjamuan kembali di istana, kursi peri diri dengan peti emas yang berisi peralatan permata emas diletakkan di depan mereka. Namun, peri jahat yang diabaikan, yang telah dalam menara tertentu selama bertahun-tahun dan dianggap mati atau terpesona masuk dan ditawarkan tempat duduk, tapi bukan peti emas karena hanya tujuh dibuat. Peri kemudian menawarkan hadiah mereka keindahan, kecerdasan, kasih karunia, lagu tari, dan kemampuan alat musik. Peri tua itu kemudian menempatkan sang putri di bawah pesona sebuah sebagai hadiah nya: sang putri akan mengetuk tangannya pada spindle dan mati. Satu peri terakhir belum memberikan hadiah dan menggunakannya untuk sebagian membalikkan kutukan peri jahat itu, menyatakan bahwa sang putri malah akan jatuh ke dalam tidur nyenyak selama 100 tahun dan dibangunkan oleh putra seorang raja. Raja melarang berputar pada berputar-roda atau gelondongan, atau memiliki satu, di seluruh kerajaan, atas rasa sakit kematian. Ketika sang putri adalah lima belas atau enam belas dan orangtuanya jauh di bengkok kesenangan, ia berkelana melintasi kamar istana naik turun dan maka kemungkinan pada seorang wanita tua yang berputar dengan bilah kayu penggulung benang nya di loteng menara dan tidak pernah mendengar raja Keputusan terhadap roda berputar. Sang putri meminta untuk mencoba tugas asing dan yang tak terelakkan terjadi: kutukan terpenuhi. Tangisan wanita tua untuk bantuan dan upaya yang dilakukan untuk menghidupkan kembali, tapi tidak berhasil. Raja atribut ini untuk nasib dan memiliki putri yang dibawa ke ruang terbaik di istana dan ditempatkan di atas tempat tidur emas dan perak-bordir kain. Peri baik yang mengubah nubuat jahat dipanggil oleh kurcaci mengenakan tujuh liga sepatu bot dan kembali dengan kereta api yang ditarik oleh naga. Memiliki kekuatan besar pandangan ke depan, peri yang baik melihat bahwa sang putri akan tertekan untuk menemukan dirinya sendirian dan menempatkan semua orang di kastil untuk tidur. Raja dan ratu mencium putri mereka selamat tinggal dan berangkat, menyatakan pintu masuk dilarang. Sihir peri yang baik juga memanggil sebuah hutan pohon, semak berduri dan duri yang bermunculan di sekitar benteng, melindungi dari dunia luar dan mencegah orang dari mengganggu sang putri. Seratus tahun berlalu dan seorang pangeran dari keluarga lain mata-mata istana tersembunyi selama ekspedisi berburu. Pembantu-Nya memberitahu dia berbeda cerita mengenai kejadian di benteng sampai seorang tua menceritakan kata-kata ayahnya: dalam benteng terletak seorang putri cantik yang ditakdirkan untuk tidur selama seratus tahun, dimana anak raja akan datang dan membangunkan dia. Pangeran kemudian braves yang ikal tinggi, semak berduri dan duri bagian mana pada pendekatannya, dan memasuki benteng. Ia melewati istana rakyat tidur dan datang di ruang di mana sang putri terbaring tidur di tempat tidur. Gemetar pada kecantikan bersinar sebelum dia, ia jatuh berlutut di depannya. Pesona berakhir dan sang putri terbangun dan converses dengan pangeran untuk waktu yang lama. Sementara itu, sisa benteng terbangun dan pergi tentang bisnis mereka. Pangeran dan putri kepala ke aula cermin untuk makan dan kemudian menikah dengan pendeta di kapel istana. [ sunting ]Bagian dua Setelah diam-diam menikah oleh reawakened almoner Kerajaan , Pangeran terus mengunjungi Putri, yang mengandung dia dua anak, L'Aurore (Fajar) dan Le Jour (Harian), yang dirahasiakan dari langkah ibu-nya, yang dari raksasa garis keturunan. Setelah ia naik tahta, ia membawa istrinya dan talabutte ("Count Gunung"). Bunda Ratu raksasa wanita dikirim Ratu muda dan anak-anak ke sebuah rumah terpencil di hutan, dan diarahkan dia memasak di sana untuk mempersiapkan anak untuk makan malam, dengan saus Robert . Lampu cook manusiawi diganti anak domba, yang puas Bunda Ratu, yang kemudian meminta gadis itu, tapi puas dengan seekor kambing muda disiapkan dalam saus yang sangat baik yang sama. Ketika gergasi perempuan menuntut bahwa ia melayani sampai Ratu muda, yang terakhir ditawarkan tenggorokannya menjadi celah, sehingga ia bisa bergabung dengan anak-anak dia membayangkan mati. Ada rahasia reuni menangis di rumah kecil si juru masak, sedangkan Ibu Ratu puas dengan belakang disusun dengan saus Robert. Segera ia menemukan trik dan menyiapkan bak mandi di halaman yang penuh dengan ular dan makhluk berbahaya lainnya. Raja itu kembali tepat pada waktu dan raksasa wanita, yang ditemukan, melemparkan dirinya ke dalam lubang yang telah disiapkannya dan dikonsumsi, dan semua orang hidup bahagia selamanya. [ sunting ]Sumber

Sebuah gambar yang lebih tua dari sang putri tidur: Brünnhilde , dikelilingi oleh api magis daripada mawar (ilustrasi oleh Arthur Rackham untuk Richard Wagner 's Die Walküre Perrault mengubah nada Basile "Sole, Luna, e Talia" . Selain perbedaan dalam nada, perbedaan yang paling penting dalam plot adalah bahwa, dalam versi Basile, tidur tidak berasal dari kutukan, tetapi bernubuat , bahwa raja tidak bangun Talia dari tidur dengan ciuman, tapi memperkosanya, [3] dan ketika ia melahirkan dua anak, satu mengisap jarinya, menarik keluar bagian dari lena yang membuatnya tidur, yang membangunkannya, dan bahwa wanita yang membenci dan mencoba untuk makan dan anak-anaknya tidak ibu raja tetapi istri cemburu nya. Kecemburuan ibu mertua adalah kurang termotivasi, meskipun umum dalam dongeng. Ada elemen sebelumnya yang memberikan kontribusi untuk kisah itu, dalam percintaan abad pertengahan sopan Perceforest (diterbitkan pada 1528), di mana Zellandine putri bernama jatuh cinta dengan seorang pria bernama Troylus. Ayahnya mengirim dia untuk melakukan tugas untuk membuktikan dirinya layak, dan sementara dia pergi, Zellandine jatuh ke dalam tidur terpesona. Troylus menemukan dan menghamili nya dalam tidurnya, ketika anak mereka lahir, ia menarik dari jarinya yang rami yang menyebabkan tidur. Dia menyadari dari cincin dia meninggalkan bahwa ayahnya itu Troylus; ia kembali setelah petualangannya untuk menikahinya. [4] Sebelumnya pengaruh berasal dari kisah tidur Brynhild di saga Volsunga dan penderitaan martir wanita suci pada awal Kristen hagiografi konvensi. Itu, sebenarnya, keberadaan Brynhild yang membujuk Brothers Grimm untuk menyertakan cerita dalam edisi selanjutnya dari pekerjaan mereka daripada menghilangkan itu, seperti yang mereka lakukan untuk karya lain mereka dianggap murni Perancis, yang berasal dari kerja Perrault. Babak kedua, di mana sang putri dan anak-anaknya hampir mati, namun disembunyikan sebaliknya, mungkin dipengaruhi oleh St Genevieve . [ sunting ]Varian
Ini dongeng diklasifikasikan sebagai Aarne-Thompson jenis 410. [5] Nama putri telah stabil. Pada Matahari, Bulan, dan Talia, dia bernama Talia ("Sun" dan "Bulan" menjadi anak kembarnya). Perrault dihapus ini, meninggalkan anonim, meskipun penamaan putrinya "L'Aurore". Brothers Grimm menamai dia "Briar Rose" pada tahun 1812 koleksi mereka. [6] Pemindahan ini diambil oleh Disney dalam film, yang juga menyebutnya Aurora. [7] John Stejean menamai dia "Rosebud" dalam Presents TeleStory. The Brothers Grimm termasuk varian, Briar Sedikit Rose, dalam koleksi mereka (1812). [6] Hal ini memotong cerita sebagai Perrault dan Basile mengatakan kepada berakhir sekarang umum dikenal:. kedatangan Pangeran menyimpulkan kisah tersebut [8] Beberapa terjemahan dari kisah Grimm memberikan sang putri nama Rosamond. Saudara-saudara dianggap menolak cerita dengan alasan bahwa itu berasal dari versi Perrault, tetapi kehadiran kisah Brynhild meyakinkan mereka untuk memasukkannya sebagai sebuah kisah otentik Jerman. Namun, itu adalah varian Jerman hanya diketahui kisah tersebut, dan pengaruh Perrault hampir pasti. [9] Brothers Grimm juga termasuk, dalam edisi pertama dari kisah-kisah mereka, dongeng fragmentaris, Kejahatan Ibu Mertua. Ini dimulai dengan pahlawan menikah dan ibu dari dua anak, seperti dalam bagian kedua dari cerita Perrault, dan ibu mertuanya mencoba makan pertama anak-anak dan kemudian pahlawan. Tidak seperti versi Perrault, pahlawan sendiri menyarankan binatang diganti di piring, dan fragmen berakhir dengan khawatir tokoh yang dia tidak bisa menjaga anak-anaknya dari menangis, dan dari datang ke perhatian ibu mertua. Seperti dongeng Jerman banyak menunjukkan pengaruh Perancis, ternyata tidak ada di edisi berikutnya. [10] Italo Calvino termasuk varian dalam cerita rakyat Italia . Penyebab tidurnya adalah keliru keinginan oleh ibunya: ia tidak akan peduli kalau putrinya meninggal karena menusuk jarinya di lima belas, jika saja ia memiliki seorang putri. Seperti di Pentamerone , dia bangun setelah pangeran memperkosa dia dalam tidurnya, dan anak-anaknya dilahirkan dan satu mengisap jarinya, menarik keluar tusukan yang membuatnya tidur. Dia mempertahankan bahwa wanita yang mencoba untuk membunuh anak-anak adalah ibu raja, bukan istrinya, tetapi menambahkan bahwa dia tidak mau makan mereka sendiri tetapi melayani mereka kepada raja. [11] Versi-Nya datang dari Calabria, tapi ia mencatat bahwa semua versi Italia diikuti itu Basile. [12] Selain Matahari, Bulan, dan Talia, Basile termasuk varian lain dari Aarne-Thompson jenis, The Slave muda . Para Grimms juga termasuk kedua yang lebih jauh terkait satu, The Coffin Kaca . [5] Joseph Jacobs mencatat sosok Sleeping Beauty adalah kesamaan antara kisah dan kisah Gypsy Raja Inggris dan Tiga Sons nya , dalam Tales Lebih nya Inggris Fairy. [13] Permusuhan dari ibu raja untuk pengantin baru diulang dalam dongeng Enam Swans , [14] dan juga fitur Dua Belas Itik Liar , di mana ia diubah menjadi ibu tiri raja, tetapi kisah ini menghilangkan kanibalisme tersebut. [ sunting ]Mitos tema
Beberapa folklorists telah menganalisis Sleeping Beauty sebagai menunjukkan penggantian tahun lunar (dengan tiga belas bulan nya, secara simbolis digambarkan oleh tiga belas peri penuh) pada tahun matahari (yang memiliki dua belas, secara simbolis peri diundang). Namun, pendiri pada masalah bahwa hanya dalam cerita Grimms 'adalah peri jahat peri ketiga belas, dalam s Perrault, dia adalah kedelapan. [15] Elemen dasar dari cerita ini juga dapat ditafsirkan sebagai alegori alam: Putri merupakan Alam, Peri Jahat adalah Winter, yang menempatkan Mahkamah tidur dengan menusuk dari embun beku sampai Pangeran (Spring) memotong menghilangkan semak berduri dengan pedangnya (a sinar matahari) untuk memungkinkan sinar matahari untuk membangunkan tidur Alam. Di antara tema-tema dan elemen dalam kisah Perrault: Anak-Berharap untuk Informasi lebih lanjut: Saint Anne dan Rapunzel Hadiah Terkutuklah Informasi lebih lanjut: Nessus dan Deianira itu Takdir Inevitable Spinner yang Informasi lebih lanjut: Moirai dan Norn Quest Heroic para Ogre Ibu Tiri Keselamatan itu melalui sebuah Redemptor. Slumber sebagai metafora untuk tidur kematian seolah-olah oleh dosa Korban Pengganti Informasi lebih lanjut: Ishak , Yesus , Zeus , Cronos dan Iphigeneia Lihat juga: Tenun (mitologi) [ sunting ]retellings modern

Bagian ini memerlukan tambahan citations untuk verifikasi . Harap membantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan citations ke sumber terpercaya . Unsourced bahan mungkin cacat dan dihapus . (Februari 2011) Sleeping Beauty telah populer bagi banyak fantasi dongeng menceritakan kembali. Ini termasuk Mercedes Lackey 's Master Elemental baru Pintu Tidur ; Robin McKinley 's End Spindle ini , Orson Scott Card 's Pesona , Jane Yolen 's Briar Rose, Sophie Masson 's Clementine, Anne Rice 's (seperti Roquelaure AN) Sleeping Beauty Trilogy dan Jim C. Hines Seri Putri . [ sunting ]Sleeping Beauty dalam musik
Michele Carafa terdiri La belle au bois dormant pada tahun 1825. Sebelum Tchaikovsky versi , beberapa balet produksi didasarkan pada tema "tidur keindahan", antara yang satu dari Eugène Scribe : pada musim dingin tahun 1828-1829, penulis drama Perancis dilengkapi sebuah babak empat memeragakan skenario sebagai dasar untuk koreografi Aumer tentang sebuah empat babak balet- pantomim La Belle au Bois Dormant . Scribe bijaksana menghilangkan kekerasan dari bagian kedua dari cerita Perrault untuk balet, yang ditetapkan oleh Herold dan pertama dipentaskan di Académie Royale di Paris pada tanggal 27 April 1829. Meskipun Herold dipopulerkan karyanya dengan piano Rondo brilian berdasarkan tema dari musik, ia tidak berhasil dalam mendapatkan balet dipentaskan lagi. Gerakan keempat Robert Schumann 's Märchenbilder [16] menggambarkan adegan-adegan dari cerita ini. Ketika Ivan Vsevolozhsky , Direktur Teater Imperial di Saint Petersburg, menulis kepada Tchaikovsky pada tanggal 25 Mei 1888, menyarankan balet berdasarkan kisah Perrault, dia juga memotong paruh kedua kekerasan, mencapai klimaks tindakan dengan Kiss Kebangkitan, dan diikuti dengan konvensional tindakan terakhir meriah, serangkaian bravura variasi . Meskipun Tchaikovsky mungkin belum sangat ingin menulis balet baru (mengingat bahwa penerimaan nya Swan Lake musik balet, dipentaskan sebelas musim sebelumnya, hanya pernah suam-suam kuku), ia mulai bekerja dengan skenario Vsevolovzhsky itu. Balet, dengan musik Tchaikovsky (Opus nya 66) dan koreografi oleh Marius Petipa , dipentaskan di Saint Petersburg Mariinsky Theatre pada tanggal 24 Januari 1890. Selain sukses besar pertama Tchaikovsky dalam komposisi balet, ia menetapkan standar baru untuk apa yang sekarang disebut "Ballet Klasik", dan tetap salah satu sepanjang masa favorit di seluruh repertoar balet. The Sleeping Beauty adalah balet pertama yang impresaris Sergei Diaghilev pernah melihat - ia kemudian mencatat dalam memoarnya - dan juga yang pertama bahwa balerina Anna Pavlova dan Galina Ulanova pernah melihat, dan balet yang memperkenalkan penari Rusia Rudolph Nureyev ke khalayak Eropa. Diaghilev dipentaskan balet itu sendiri pada tahun 1921 di London dengan Balet Russes . Koreografer George Balanchine membuat debut panggungnya sebagai Cupid disepuh duduk di sangkar emas, dalam divertissements tindakan terakhir. Versi menirukan dan menari balet selamat dalam genre khas Inggris pantomim, dengan Carabosse , peri jahat, yang terkenal travesti peran. Maurice Ravel 's Ma Mere l'Oye termasuk gerakan berjudul Pavane de la Belle au bois dormant ( Pavane dari Kecantikan di Kayu Tidur). Karya ini juga kemudian berkembang menjadi balet. [ sunting ]Walt Disney Sleeping Beauty
Artikel utama: Putri Tidur (1959 film) The Walt Disney Productions animasi Putri Tidur dirilis pada 29 Januari 1959 oleh Buena Vista Distribution . Disney menghabiskan hampir satu dekade bekerja di film, yang diproduksi dalam 70 super Technirama proses layar lebar film dengan soundtrack stereoponis . Film ini menelan biaya enam juta dolar AS untuk menghasilkan. Skor musik dan lagu-lagu yang diadaptasi dari balet Tchaikovsky. Kisah ini mencakup tiga peri baik - Flora, Fauna, dan Merryweather - dan satu peri jahat, jahat . Seperti dalam film Disney yang paling, ada perubahan yang cukup besar dibuat untuk plot. Sebagai contoh, adalah jahat dirinya yang muncul di menara atas benteng dan menciptakan roda berputar yang Princess Aurora (disebut Briar Rose oleh Flora, Fauna, dan Merryweather di tahun-tahun sebelum acara), menusuk jarinya. Dalam bahasa aslinya, penurunan spindle bukan roda berputar ditentukan. Rambut sang putri juga berubah dari coklat gelap, seperti pada buku aslinya Perrault, untuk pirang. Sang putri telah digambarkan sebagai pahlawan Disney yang paling indah. [ sunting ]Penggunaan Putri Tidur
Psikolog Freudian, didorong oleh Bruno Bettelheim 's The Penggunaan Pesona , telah menemukan bahan yang kaya untuk analisis dalam Sleeping Beauty sebagai sejarah kasus perempuan laten seksualitas dan resep untuk sosialisasi pasif dari wanita-wanita muda yang tidak ditakdirkan untuk bekerja. Terry Pratchett mengacu pada dongeng beberapa nya Discworld seri, terutama mengacu pada penyihir yang mencoba untuk mengontrol potensi naratif dari dunia mereka. Dalam Suster Wyrd yang Lancre penyihir menarik tentang pengaruh Aliss Hitam , yang pindah istana dan penghuninya seratus tahun ke depan, ketika Nenek Weatherwax mengangkut kerajaan sendiri asalnya tujuh belas tahun ke depan untuk memungkinkan pewaris yang tepat untuk merebut tahta untuk mencapai dewasa di luar negeri tanpa harus menunggu. Kemudian, pada Penyihir Luar Negeri , yang coven sama datang di sebuah kastil yang telah jatuh di bawah kutukan yang menyebabkan setiap orang untuk tidur sementara hutan tumbuh ke halaman; Nenek menjelaskan bahwa hal itu telah terjadi puluhan kali. Para pelayan bangun marah dan bertekad untuk mengejar para penyihir hilang setelah mereka membangunkan sang putri, tidak dengan ciuman tetapi dengan pitching roda berputar keluar jendela. Anne Rice novel erotis, mengklaim dari Putri Tidur , yang ditulis dengan nama Roquelaure AN , adalah longgar didasarkan pada dongeng. Dalam Untungnya Pernah Setelah: Fairy Tales Untuk Anak Setiap , Putri Tidur digambarkan sebagai seorang putri Hispanik bernama Rosita. Dia berada di bawah mantra selama satu abad. Angela Carter ditafsirkan kembali kisah tersebut untuk koleksinya cerita pendek The Chamber Berdarah . Caitlin R. Kiernan 's "Coffin Kaca" adalah menceritakan kembali dari "Sleeping Beauty." Para masalah Sleeping Beauty adalah nama sebuah filosofis pemikiran-percobaan . (Mattel Entertainment Universal Studios ) Barbie sebagai Putri Tidur diluncurkan pada tanggal 28 Maret 2009, dan fitur Barbie sebagai Clarette Putri, dengan musik dari Arnie Roth , berdasarkan Tchaikovsky 's balet , berdasarkan cerita dengan The Brothers Grimm dan Charles Perrault . Joss Whedon 's seri Dollhouse menggunakan kisah ini sebagai metafora yang diperluas dalam episode aptly bernama "Briar Rose", menyamakan keduanya kepada anggota dicuci otak dari Dollhouse dan karakter muda berurusan dengan setelah efek dari pelecehan seksual